Rekaman masa
lalu dimana lelaki yang sama memandang dengan sorot tajam kemudian mengalihkan
pandangan saat perempuan yang ditatapnya bersilang pandang. Dahulu aku tidak
percaya diri untuk memandang lebih lama perempuan yang pernah bercengkrama
denganku, hari itu aku merasa perempuan ini sedang bahagia, dan itu membuatku
tersenyum seketika tanpa alasan.
Perempuan
yang dulu sering ku pandang dari jauh menjelma menjadi sosok yang lebih dewasa,
dia bertambah tinggi, lebih sering tersenyum tapi tentu bukan untuk lelaki yang
diam-diam masih memandangnya dari kejauhan. Hari itu hujan turun lebih lebat
sehingga menahanku dan beberapa orang lain termasuk perempuan itu di bawah atap
gedung memandangi langit gelap dan hujan.
Aku ingin
menyapanya, dia melemparkan pandangan tepat saat aku sedang memandanginya, dia
tersenyum sopan lalu melanjutkan canda dengan teman di dekatnya. Aku tersenyum
sambil menundukkan pandangan, luka itu nyatanya sudah sembuh. Perempuan yang
dulu hatinya pernah terluka karena lelaki yang memilih melanjutkan langkah
berbeda nyatanya sudah tersenyum ringan, parasnya jauh lebih mempesona, jiwa
kasihnya menangkup pada lingkaran pertemanan yang dibuatnya.
Begitulah
kisah lelaki dan perempuan menunggu hujan reda.















