Wisata Semarang part I

8:13 AM







Minggu ini aku bersama teman rombongan jalan-jalan melihat semarang, hari – hari yang biasa di sibukkan dengan kuliah dan kegiatan organisasi mebaikkan titik jenuh, akhirnya pasar Johar adalah tujuan utama untuk kami kunjungi. Kami menuju pasar johar, pasar surganya barang-barang bagus tapi murah ( hampir mirip Pasar Klewer di Solo) dengan menaiki angkot dari depan patung Diponegoro ( sering orang menyebutnya Patung kuda), kami membayar 4k untuk sekali keberangkatan. Ketika anda berada di sana maka hati – hati jangan tertipu lokasi gedungnya, ada 3 bagian, bagian gedung paling barat menjual buku—buku pelajaran maupun novel, gedung tengah menjual semua buah- buahan, gedung paling timur menjual pakaian dan sembako.
Sesampainya di sana kami memutuskan untuk pergi makan siang terlebih dahulu di warung tenda dekat masjid agung semarang (masyarakat lebih familiar dengan sebutan masjid kauman) kemudian melanjutkan ke masjid kauman untuk sholat Dzuhur. Masjid ini bukan masjid Agung jawa tengah (MAJT)  loh ya, masjid kauman ini berdiri lebih dahulu sebelum MAJT di bangun.


Setelah sholat kami melanjutkan ke pasar johar lewat belakang dekat dengan parkiran motor masjid kauman, disana kami membeli beberapa rok panjang untuk kuliah dengan harga 25-45rb, kwalitasnya juga cukup bagus hanya saja disini harus pandai menawar karena biasanya penjual akan menawarkan dengan harga 50% lebih mahal baru kita menawar dan mendapat harga murah. Kemudian kami melanjutkan menyusuri kios satu ke kios lain dengan banyak pilihan dagangan, berhubung kami meminimalisir pengeluaran akhirnya kami membeli kerudung paris dengan harga 15k 2 pics ( padahal kalau di toko harganya 9k 1pics. Setelah membeli beberapa barang ternyata di luar gedung berjejer penjual es dawet durian, karena aku merasa penasaran akhirnya mengajak rombongan untuk menemaniku.
“Mas, es dawetnya berapa harganya?” “6k mbak, kalau es dawet duriannya 16k.” setelah menimbang akhirnya aku memutuskan untuk membelli sendiri karena teman-teman mengurungkan niat setelah mendengarkan harga yang lumayan, teman yang lain membeli es campur di sebelah gerobak yang menjuat es dawet durian ini, letaknya tepat di sebrang jalan lorong antara gedung tengah dan gedung timur.
Karena hari masih siang kami melanjutkan menyusuri kota lama yang jaraknya tak jauh dari pasar johar. Suasana bangunan tempo doeloe banget lah, ini beberapa gambar yang bisa di ambil>>





Setelah hari pukul 4 sore kami memutuskan untuk pulang dengan menaiki bus Trans Semarang, setelah menunggu beberapa manit di halte dekat kota lama akhirnya bus datang dan membawa kami pulang ke Tembalang dengan membayar 3,5k/org.

Jika anda juga ingin pergi jalan – jalan tapi hemat, Semarang patut di coba.
See you.

You Might Also Like

8 comments

  1. Woke kapan" bisa dicoba tuh sis :D

    ReplyDelete
  2. EYSurbakti: iya, mari visit jawa tengah :)
    putri: seru banget loh.. silahkan mencobanya :D thenks for visit guys

    ReplyDelete
  3. menarik ceritanya...
    belum pernah ke semarang sih, langsung jadi pengeng ^_^

    ReplyDelete
  4. ayooo manin. banyak tempat menarik lainnya :)

    ReplyDelete
  5. enak banget setelah belanja-belanja, minum es durian. Makin semangat aja jalan-jalannya hehehe

    ReplyDelete
  6. jalan-jalan itu perlu supaya nggak jenuh dengan aktifitas kuliah.

    ReplyDelete
  7. @HP Yitno: iya, es duriannya enak banget. saran aja untuk mencoba
    @Websitemini: betul sekali. salam blogger

    ReplyDelete

Give your respons with leaving comment