Paling Tidak Suka

5:36 AM

Nyala layar celluler sesekali membuatku tidak nyaman. Namamu berada beberapa baris atas yang muncul pada layar, aku tidak suka situasi ini. aku tidak berharap Tuhan masih menitipkan perasaan untuk aku manjaganya. Kalau kamu bilang itu bertahun yang lalu, aku sepakat. Kita sama-sama belajar untuk menjadi biasa, bahkan kamu yang memulai terlebih dahulu. Tidak akan muncul ucapan terimakasih karena kita tidak pernah saling merugikan, tidak ada yang butuh penghargaan. Aku pikir ini bukan lagi luka karena aku hampir tidak merasakan perihnya melepaskan.

Aku belajar memunculkan banyak alasan bertindak darimu. Aku masih ingat ketika kamu berpikir bahwa aku yang berjalan mundur membuat jarak, tetapi justru kamu yang terlalu cepat berjalan sehingga aku memilih untuk tidak bergerak yang menciptakan jarak. Sudahlah, aku hanya masih mengingat namamu dan beberapa hal yang kamu sukai. Satu lagi, aku tahu kamu tidak suka ketika aku menulis karena kamu.
Kemarin hujan turun setelah kemarau panjang. Hujan terlalu deras disertai petir yang menyambar dari lagit. Aku ingin sekali menanyakan kabarmu, tetapi aku takut. aku ingin mendongeng jika aku ditegur Tuhan dengan perasaan bahagia ketika melihat orang lain tersenyum. Kadar bahagia ini yang salah, tidak biasanya aku lega melihat tawa seseorang. Tawa itu membuatku takut, aku tidak suka keadaan ini jika dia tahu dan memintaku untuk belajar tidak membuat tawa lagi jika alasannya adalah dia.
Draf file bertebaran di beberapa folder yang seharusnya tidak ada tulisan seperti ini. Tulisan tentang aku yang sedang belajar untuk tidak jatuh cinta. Jangan lagi benci aku karena aku lambat belajar, tetapi percayalah akan dating masanya aku yang mengundangmu untuk berjajar bersamaku dalam kebahagiaan pertemanan yang menyimpan semua permintaan sehingga hanya muncul kerelaan.
Hilangkan risaumu, karena aku sudah menemukan cara lain untuk merapikan masa lalu kita dalam mozaik yang tidak bersisi. Kalau kamu sempat membaca tulisan-tulisanku maka cobalah untuk belajar hal yang sama. aku tidak suka bertengkar. Mengalahlah untuk aku, sekali saja untuk memulai fase yang baru.

You Might Also Like

0 comments

Give your respons with leaving comment