Jogja, Apa kabar En?
6:02 AM![]() |
| pict from here |
En, bukankah kamu tidak pernah menghubungiku
bahkan tidak pernah berusaha sekalipun untuk mencari tahu keberadaanku. Apakah kamu
baik-baik saja dengan itu? Terakhir kali aku menyapa jogja, bahkan kamu tidak
meninggalkan bekas apapun disana. Mungkin karena musim sudah berganti, hujan
dan teriknya matahari ikut menguapkan jejakmu supaya aku tidak merurtut kemana
jejak itu mengarah. Bahkan aku harus menyapamu dulu lewat doa, semoga kamu
selalu baik. Aku tidak pernah ingin menanyakan kenapa tak kau sisakan sedikit
jejakmu dimana kamu berasal. En, barangkali aku yang lupa tak memberikan kabar
bahwa aku memutuskan untuk pergi lebih dulu karena aku berpikir untuk kembali,
tapi kau terlanjur pergi saat aku ingin berkabar. En, bagaimana kabarmu? Apakah
kau mengalami masa sulit? Atau saat ini bahkan saat tersulitmu? Hidup memang
tidak selalu seperti doa yang kita panjatkan, tetapi aku harap kau selalu lebih
kuat dari ujianmu. Maaf kan aku en, bahkan jika kau membaca pesanku ini suatu
saat, aku berharap kau tersenyum karena kau tau aku sempat kembali ingin
berkabar. Jika saat kau membaca ini, kau mengalami hal sulit seperti terjebak
dalam labirin persoalan maka pejamkan matamu sebentar dan bayangkan aku tetap
mendoakanmu untuk lebih kuat dari apapun. Takdir selalu membawa hal terbaik
dalam bagian hidup, mengenalmu dan berpisah.

















0 comments
Give your respons with leaving comment