Mengenalmu di sudut waktu
6:14 PM
-->
Sejenak
aku bergurau pada gerimis, sebaik apa aku?atau seburuk apa aku? Seseorang
melempar anak panah yang menggores di alam sadarku. Aku hanya mampu bergeming
namun gemuruh di kalbu membuatku menyingkapkan goresan itu.
Aku
bisa dan terbiasa saat kau memandangku
dengan hitam. Sempat sejenak kau coba memandangku meski buram, asal kau tau aku
cukup bersabar untuk itu tapi maaf kawan malam ini aku tak bisa menahan egoku.
Aku hanya berharap “MULAILAH UNTUK TIDAK MEREMEHKAN ORANG LAIN”.
Gerimis
malam ini melunturkan amarahku, aku mencintai hujan dan aku tidak mau mencampur
air mataku dengan hal aku cintai. Allah punya banyak rencana atas segala
permohonan yang di munajatkan. “Sabar tidak ada batasnya dek,
di setiap kesabaran kita pasti ada jalan keluarnya ingat Allah maha kuasa atas segalanya” (petuah salah seorang kakak wismaku). Betapa sabarnya ia, ya mungkin aku belum masuk ke ranah tatanan kesabaran yang sama tapi malam ini aku berusaha belajar.
di setiap kesabaran kita pasti ada jalan keluarnya ingat Allah maha kuasa atas segalanya” (petuah salah seorang kakak wismaku). Betapa sabarnya ia, ya mungkin aku belum masuk ke ranah tatanan kesabaran yang sama tapi malam ini aku berusaha belajar.
Senja
takkan kehilangan pesonanya dan hanya malam yang mampu mengindahkan bintang
malam, mungkin bukan sekarang kau kawanku dapat melihatku utuh. Saat kau
tanamkan bahwa aku buruk di matamu maka selamanya tak akan terang namaku di
alam bawah sadarmu meski terkadang kau tersenyum dan berbicara wajar. Apa kau
membenci sesuatu? Kenapa tak kau utarakan? Ya, mungkin kita hampir sama tapi
aku percaya Allah punya kuasa untuk menerangkan namaku di hitamnya ruang yang
kau kotakkan untukku. Sebuah labirin kehidupan akan sifat seseorang yang secara
sadar akan terlihat tanpa perhitungan.
Kita
luarbiasa bukan? Sejenak aku indahkan kata-kata itu namun tak ku percaya. Aku
punya Allah, tempatku berserah tempatku mengadu betapa baiknya Allah atas semua
yang masih di berikan padaku. Dan kau kawanku, aku hanya mendoakanmu.

















0 comments
Give your respons with leaving comment