Padamu ku bicara
1:02 AM
Kawan, aku tak mengenalmu baik atau kau memang berubah. Waktu
amat baik sempat menyatukan kita dalam sebuah momen yang tepat. Kawan,
sadarku kau tak pernah sejauh ini membengkokkan alurmu. Kawan, tak
sempurnanya aku tak berarti aku tak memperhatikanmu, peduliku bukan
sekedar basa-basi balas budi.
Ketidak sempurnaan yang tersingkap dariku semoga bukan alasan mengapa kau palingkan posisimu. Apakah mengenalku sebuah penyesalan bagimu? Katakanlah. Dulu memang sebuah jejak, serutan memori yang tercecer dalam benakku. Memori sederhana yang barangkali tak kau anggap bermakna.
Pijarku tak secemerlang yang sekarang mengintarimu atau sedang kau gengggam, tapi mengapa tak kau coba posisikan dirimu ditempatku. Ya, jarak memang dasyat membuat alibi sebagai perisai untuk meredupkan aku. Kawan, tidak ingin ku sangkakan yang buruk padamu. Tetapi beri aku ruang untuk memasuki labirin di sudut kalbumu, labirin yang entah itu sama seperti saat aku memasukinya beberapa tahun lalu atau labirin yang berbeda pada masa kini. Aku akan coba menyelesaikannya, menemukannya lagi dengan baik.
Kawan, seberapa lama kau biarkan aku memelihara pungutan memori ini? Jangan pergi terlalu lama ya, aku harap aku mampu menjaganya, kala tidak akankah ini jadi sia-sia. Aku butuh waktumu, luangkan, luangkanlah.
Ketidak sempurnaan yang tersingkap dariku semoga bukan alasan mengapa kau palingkan posisimu. Apakah mengenalku sebuah penyesalan bagimu? Katakanlah. Dulu memang sebuah jejak, serutan memori yang tercecer dalam benakku. Memori sederhana yang barangkali tak kau anggap bermakna.
Pijarku tak secemerlang yang sekarang mengintarimu atau sedang kau gengggam, tapi mengapa tak kau coba posisikan dirimu ditempatku. Ya, jarak memang dasyat membuat alibi sebagai perisai untuk meredupkan aku. Kawan, tidak ingin ku sangkakan yang buruk padamu. Tetapi beri aku ruang untuk memasuki labirin di sudut kalbumu, labirin yang entah itu sama seperti saat aku memasukinya beberapa tahun lalu atau labirin yang berbeda pada masa kini. Aku akan coba menyelesaikannya, menemukannya lagi dengan baik.
Kawan, seberapa lama kau biarkan aku memelihara pungutan memori ini? Jangan pergi terlalu lama ya, aku harap aku mampu menjaganya, kala tidak akankah ini jadi sia-sia. Aku butuh waktumu, luangkan, luangkanlah.

















0 comments
Give your respons with leaving comment