Aku Merantau

4:32 PM




Angin di sini tak sedingin desaku
Ramah tamahnya mulai luntur
Bau tanahnya tak membuat merindukan
Kalanya air tak bening asalku
Air mulai jauh, ke dalam bumi, sulit dicari
Teriknya bukan menghangatkan tetapi hampir menyengat
Satu lagi….
Aku rindu ibu, cukup

Lalu lalang kendaraan seperti uraian benang yang tak terurai
Peradapan metropolitan katanya
Celoteh aku hanya ingin terbebas dari desaku
Celoteh aku tak belajar sungguhan
Celoteh pengharapan
Ah, tumpukan kalimat itu kini mengikutiku di perantauan
Ibu, cukuplah aku yang dewasa
Ibu, cukuplah umurku untuk bertanggung jawab

Tanah rantau tidak kejam
Tanah rantau hanya menyeleksi orang yang lemah
Tanah rantau ramah tamah bagi yang mau beretika
Tanah rantau gaungnya tak terkira…
Ya, terkadang aku ingin pulang
Memeluk setiap saat
Ramah tamah dengan warga desa yang penuh senyum
Tapi, aku kini anak rantau..

You Might Also Like

2 comments

  1. anak rantaunya kemana sih mbak ? enak kok jadi anak rantau..ada kangen kangennya dengan rumah

    ReplyDelete
  2. iya benar terasa kalau lagi kgn keluarga

    ReplyDelete

Give your respons with leaving comment