Langit
mendung sore ini, rinai hujan terlihat di sela tirai yang menutup kelas,
Semarang sering hujan memang akhir-akhir ini. Tuhan amat baik, sungguh irama
dari rintik yang menuju gravitasi bumi sebuah terapi menentramkan hati, hati
yang panas, kepala yang penat dan kenapa aku duduk dibangku ini dan mengulas
perjalananku hingga berpijak di kota tetangga.
Sepulang
kuliah aku berjalan pelan menuruni tangga, sesampainya di lobby gedung aku
melihat beberapa orang sedang memotret sesuatu, akhirnya ku tengokkan kepalaku
dan Tuhan memberikan kebaikannya satu lagi sore ini, rindu yang sama sejak aku
melihat pelangi terakhir —entah kapan aku bahkan sudah lupa.
Aku
mengagumi, aku masih menyimpan rindu untuk selalu menemui pelangi ditengah
rinai hujan yang melabat. Kau tau kenapa aku merindu? Rindu yang sama setiap
aku mengingatmu,



















