Temaram Lampu

6:20 AM





Dia bak temaram lampu
Tidak indah tetapi mengindahkan
Ia di caci karena remang tapi dipuji karena romantisme
Dia mulai menutup matanya
Mengejakan nama-nama yang teracik dalam hidupnya
Ada aku, kamu dan dia
Seseorang yang masih ada meski tak tertangkap mata
Masih menyangga beban yang sama beratnya
Masih membuat tawa yang hambar
Masih membuat adonan cinta yang salah
Masih membagi tangis yang tak perlu
Pada sebuah lampu remang aku sandarkan hatiku
Biar ia ikut terbakar atau padam dibuatnya
Sahabat masa lalu dan masa depan

You Might Also Like

0 comments

Give your respons with leaving comment