C.I.N.T.A

8:31 AM



Aku mengenalnya sudah lama, paling tidak sekedar tau nama dan bagaimana sifatnya.Ia datang dari masa lalu.Masa lalunya penuh luka katanya, tapi dibingkai wajah yang riang setiap bertemu seorang perempuan. Ia tak mau membagi lukanya, cukup ia yang merasakan ujarnya. 

Suatu ketika ia menggenggam tanganku mengucapkan bahwa ia pernah terluka.Hari berikutnya ia mengucapkan ia merasakan kasih sayang, perempuan itu sedang ditunggunya. Perempuan tak berparas ayu tetapi ayu hatinya, lembut tutur katanya, penuh pengertian dan sudah dekat dengan keluarganya. Bukan aku tentunya, tapi aku turut kecewa ternyata kadang seberapa lama kita menunggu lalu membantu mengeringkan luka bukan sebuah jaminan untuk pantas dipilih. 

Perempuan beruntung yang dipilihnya memang tidak terlalu cantik—parasnya, ketika sempat ku temui—jauh lebih dari sekedar cantik tapi cerdas dan lembut sikapnya. Pada awalnya ia tidak menyukai perempuan itu, namun hati membalikkan nyatanya bukan seorang perempuan cantik paras dan tegas sikapnya. Bukan ia butuhkan, sekedar keinginan saja ternyata. Perhatian dan kasih sayang yang mengucur setiap hari meluluhkan ia, perempuan sederhana yang penuh misteri memunculkan gelombang C.I.N.T.A. 

Aku juga punya gelombang C.I.N.T.A tapi kurang besar untuk ditangkapnya.Aku tak sekuat perempuan itu untuk menjaganya sejauh ini. Gelombangku masuk zona gelombang sahabat, unik bukan ketika C.I.N.T.A hadir karena kebiasaan, kasih sayang, dan perhatian.

You Might Also Like

2 comments

  1. Orang-orang yang jatuh cinta selalu menganggap warnanya merah muda. Padahal tak ada yang tahu warnanya dan apa bentuknya. :')

    ReplyDelete
  2. benar, bisa pula warna itu abu2 :) thanks for visiting guys

    ReplyDelete

Give your respons with leaving comment